Banci Pemburit Tidak Masuk Surga (1 Kor 6:9-10)..??

Posted on

TANYA :ada satu pertanyaan yang menggelitik saya dan saya pernah baca ayatnya kalau tidak salah orang waria/banci tidak bisa masuk surga.Saya sedang coba cari ayatnya tapi belum ketemu.
Benarkah waria/banci tidak bisa masuk surga…??Bagaimana jika waria tersebut bertobat…???Waria/banci yang saya maksud adalah benar2 banci…bukan laki2 yg kewanitaan……tapi benar-benar banci seutuhnya

I Korintus 6:9-10
6:9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Bung Bp orang Pemburit itu artinya Orang yg suka dengan sejenis ya..??Homo atau lesbi gitu..? Betul engga..??

Mohon Pencerahannya

GBU
Eddyk

 

JAWAB :

Minggu yang lalu saya baru saja kehilangan teman masa sekolah, seorang mantan waria yang meninggal akibat penyakit mengerikan itu. Dan masih ada 2 lagi teman saya yang homoseksual. Agaknya ayat tersebut dipandang menjadi semacam legitimasi bahwa para homoseks ini calon penghuni neraka, padahal ayat diatas juga membahas dosa-dosa yang lain.

Artinya siapapun yang tidak bertobat, dari dosa apapun tidak hanya soal homoseksualitas saja, dan sesuai daftar yang diberikan Rasul Paulus dalam 1 Korintus 6:9-10, mereka tidak layak mendapat bagian dalam Kerajaan Surga.

Mungkin ada diantara kita berusaha membenarkan homoseksualitas sebagai pilihan lain dari hubungan heteroseksual, namun dalam Roma 1:1-32 jelas menyebutnya sebagai akibat dari hati yang jahat.

Dengan menyatakan ini, tidak berarti kita menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan dalam hubungan heteroseksual. Hubungan heteroseksual yang melanggar susila tidak lebih baik atau pun lebih buruk dari hubungan homoseksual. Keduanya dihakimi Allah. Bila kita datang kepada Kristus, kita dituntut untuk bertobat dari dosa-dosa kita dan tidak lagi melakukan pola-pola hidup tak saleh yang kita nikmati sebelumnya.

Para homoseks perlu mengalami kelepasan melalui kuasa Injil, walaupun mungkin mereka tidak akan bebas sepenuhnya dari kecenderungan-kecenderungan homoseksual dan pencobaan. Rasul Paulus menulis kepada mereka yang dulunya pernah terlibat dalam homoseksualitas dan dosa-dosa lainnya, sebagai berikut: “Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.” (1 Korintus 6:11). Artinya, golongan mereka juga akan tetap mempunyai kesempatan untuk dikuduskan bagi Allah dan memperoleh bagian dalam Kerajaan Surga dalam pertobatannya.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)

Blessings in Christ,
BP
February 25, 2006

 

TANYA :

Quote:

Bung BP kalau saya amati secara teliti jawaban yang Bung BP berikan adalah jawaban atas “orang pemburit” sehingga melakukan homo sexual atau lesbian.

Pertanyaan saya yang pertama adalah bagaimana dengan banci..??

Seorang yg banci ini kan tidak termasuk laki-laki atau perempuan sedangkan dihadapan Tuhan hanya ada laki-laki atau perempuan sebagaimana waktu Tuhan ciptakan manusia (Sesuai Kitab Kejadian)

Seorang Homo/Lesbi belum tentu banci.

Mengapa seorang bisa terlahir banci…apakah akibat Dosa orang tua ataukah krn faktor yg lain…???

Di ayat tsb diatas, tidak disebutkan dosa apakah yg dilakukan oleh orang banci, tapi sudah tervonis tidak masuk surga krn keadaan bancinya (ini pengertian saya)

Jika seorang banci bertobat, maka secara phisik tidak terjadi perubahan ,dia akan tetap banci…apakah dia tetap tidak bisa masuk surga…??

Mungkin Bung BP bisa memberikan pencerahannya.

Sehubungan dengan masalah Dorce, kalau ga salah dulu beliau adalah seorang laki-laki tulen yg hanya hormon wanitanya lebih kuat , maka dia memilih untuk operasi kelamin menjadi wanita. Tante saya punya teman, dia seorang wanita tulen,hanya hormon laki-lakinya lebih kuat dan penampilan phisik juga spt laki-laki dan dia akhirnya memutuskan untuk operasi kelamin dan menjadi laki-laki.

Bagaimana sikap firman Tuhan terhadap orang yg ganti kelamin ini..??

Thanks untuk pencerahannya

GBU
Eddyk

JAWAB :

Memang ada kaum yang mempunyai genetik bawaan; saya mempunyai seorang teman yang memang sejak usia dini – sudah mengalami kekacauan hormonal habis-habisan, boleh dibilang seorang waria bawaan. Namun tentu saja sulit men-generalisir bahwa orang-orang seperti itu di-cap ‘tidak layak masuk dalam Kerajaan Surga’. Sepanjang mereka tidak melakukan pelanggaran seksual, seyogianya mereka tidak di-cap demikian. Alkitab senantiasa menghubungkan kaum homo dan lesbian dengan tindakan “pelacuran”:

* Ulangan 23:17
“Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti.”

* 1 Raja-raja 14:24
“Bahkan ada pelacuran bakti di negeri itu. Mereka berlaku sesuai dengan segala perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN dari orang Israel.”

* 1 Raja-raja 15:12
“Ia menyingkirkan pelacuran bakti dari negeri itu dan menjauhkan segala berhala yang dibuat oleh nenek moyangnya.”

Note:
“Pelacuran bakti” atau “semburit bakti” di atas adalah tindakan yang berhubungan dengan “sodomi”, dan hal itu dikutuk oleh Alkitab.

Kalau kita perhatikan lagi, yang dibahas oleh rasul Paulus dalam tulisannya adalah orang-orang ‘yang melakukan dosa’ itulah yang tidak mendapat bagian dari Kerajaan Allah :

Kita kaji ayat Korintus 6:9-10 secara kata-per-kata, demikian :

* 1 Korintus 6:9-10
6:9 LAI TB, Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banciorang pemburit,
NIV, Do you not know that the wicked will not inherit the kingdom of God? Do not be deceived: Neither the sexually immoral nor idolaters nor adulterers nor male prostitutes nor homosexual offenders
KJV, Know ye not that the unrighteous shall not inherit the kingdom of God? Be not deceived: neither fornicators, nor idolaters, nor adulterers, nor effeminate, norabusers of themselves with mankind,
WH, η ουκ οιδατε οτι αδικοι θεου βασιλειαν ου κληρονομησουσιν μη πλανασθε ουτε πορνοι ουτε ειδωλολατραι ουτε μοιχοι ουτε μαλακοι ουτε αρσενοκοιται
Translit Interlinear, hê {atau} ouk {tidakkah} oidate {kamu tahu} hoti {bahwa} adikoi {(orang-orang) yang tidak adil} theou {Allah} basileian {Kerajaan} ou {tidak akan} klêronomêsousin {menerima?} mê {janganlah} planasthe {disesatkan} oute {juga tidak} pornoi {orang2 cabul} oute {juga tidak} eidôlolatrai {penyembah2 berhala} oute {juga tidak} moikhoi {orang2 yang berzinah} oute {Jjuga tidak} malakoi {(laki-laki) yang bersedia mengadakan homoseks, pelacur laki-laki} oute {juga tidak} arsenokoitai {(sesama) orang-orang (laki-laki) yang melakukan sexual intercourse (semburit)}

LAI : BANCI, NIV : MALE PROSTITUTES, KJV : EFFEMINATE :

μαλακοι – malakoi - adjective - ditulis dalam bentuk nominative plural masculine dari kata μαλακος – malakos, leksikon Yunani : of a boy kept for homosexual relations with a man, of a male prostitute

LAI : ORANG PEMBURIT, NIV : HOMOSEXUAL OFFENDERS, KJV : ABUSERS OF THEMSELVES WITH MADKIND :

αρσενοκοιται – arsenokoitai - noun -ditulis dalam bentuk nominative plural masculine, dari kata αρσενοκοιτης – arsenokoites Leksikon Yunani : one who lies with a male as with a female, sodomite, homosexual

αρσενοκοιτης – arsenokoites adalah kata jenis masculine noun, terdiri dari 2 kata, kata αρσην – arsênlaki-lakiκοιτη – koitêsexual intercourse. –> sesama laki-laki yang melakukan sexual intercourse.

6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
NIV, nor thieves nor the greedy nor drunkards nor slanderers nor swindlers will inherit the kingdom of God.
WH, ουτε κλεπται ουτε πλεονεκται ου μεθυσοι ου λοιδοροι ουχ αρπαγες βασιλειαν θεου κληρονομησουσιν
Translit Interlinear, oute {juga tidak} kleptai {pencuri2} oute {juga tidak} pleonektai {orang2 tamak} ou {tidak} methusoi {pemabuk2} ou {tidak} loidoroi {orang2 yg suka mencaci-maki,} oukh {tidak} arpages {perampok/penipu2} basileian {Kerajaan } theou {Allah} klêronomêsousin {akan menerima}

–> Perhatikan ayat 9, Terjemahan “Banci” dalam LAI sebenarnya kurang tepat. Karena yang disoroti oleh rasul Paulus bukan orang-Banci-nya, melainkan perbuatan yang melakukan hubungan seks secara tidak wajar.
Dosa-dosa seksual ini dipandang sama beratnya dengan dosa-dosa lain : orang yang berzinah, penyembah berhala; orang2 yang tidak adil; mencuri; tamak; mabuk; pemfitnah; perampok; penipu dll. Orang2 yang melakukan dosa-dosa itu dan jika tidak mau bertobat, tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Blessings,
BP

Artikel terkait :
KEBIRI – BANCI – KASIM/SIDA-SIDA , di kebiri-banci-kasim-sida-sida-vt565.html#p1117

 

 

TANYA :

Quote:

BP wrote:

–> Perhatikan ayat 9, Terjemahan “Banci” dalam LAI sebenarnya kurang tepat. Karena yang disoroti oleh rasul Paulus bukan orang-Banci-nya, melainkan perbuatan yang melakukan hubungan seks secara tidak wajar.

Jadi sejauh kita menganggapnya wajar, OK ya Sarpag?
Kitab tidak menafsirkan dan menilai yang “wajar” itu bagaimana kan? Manusia yang membaca kitablah yang menafsirkan dan menilai.

Saya berusaha menulis tidak dengan bahasa yang vulgar, tetapi rupanya kata “wajar” dapat diplintir sedemikian rupa

BTW, Alkitab memberikan batasan apakah yang wajar itu:

* Roma 1:27
LAI TB, Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
KJV, And likewise also the men, leaving the natural use of the woman, burned in their lust one toward another; men with men working that which is unseemly, and receiving in themselves that recompence of their error which was meet.
TR, ομοιως τε και οι αρρενες αφεντες την φυσικην χρησιν της θηλειας εξεκαυθησαν εν τη ορεξει αυτων εις αλληλους αρσενες εν αρσεσιν την ασχημοσυνην κατεργαζομενοι και την αντιμισθιαν ην εδει της πλανης αυτων εν εαυτοις απολαμβανοντες
Translit Interlinear, homoiôs {sama halnya} te {dan} kai {juga} hoi arrenes {pria-pria} aphentes {meninggalkan} tên phusikên {alamiah} khrêsin {fungsi seksual} tês thêleias {(dengan) perempuan2} exekauthêsan {dinyatakan} en {dalam} tê orexei {birahi} autôn {mereka} eis allêlous {satu sama lain} arsenes {pria-pria} en {diantara} arsesin {pria-pria} tên askhêmosunên {perbuatan yang tidak tahu malu} katergazomenoi {melakukan} kai {dan} tên antimisthian {balasan yang setimpal} ên {yang} edei {harus} tês planês {(untuk) kesesatan} autôn {mereka} en {dalam} heautois {diri mereka} apolambanontes {menerima}

Alkitab memang tidak bicara tekhnis sexual intercourse yang bagaimana, tetapi bisa kita tarik pengertiannya :

hoi arrenes aphentes tên phusikên khrêsin, para pria meninggalkan fungsi seksualnya yang alamiah (sesuai kodrat) –> inilah maksud dari tidak wajar itu.

te orexei autôn eis allêlous arsenes en arsesin, para pria “birahi” (seperti kepada wanita) terhadap sesama para pria.

(“birahi”, ορεξις – orexis dlm bentuk feminin = orexei, makna : birahi seperti kepada wanita)

Ayat diatas jelas menulis “laki-laki” (Yunani, αρρην – arrhên) yang meninggalkan fungsi seksualnya yang alami (yang seharusnya sesuai kodrat, φυσικος – phusikos), dengan melakukan kekejian dengan melakukan hubungan seksual sesama jenis, laki-laki dengan laki-laki.

- “buritan” dipakai untuk kegiatan sexual intercourse –> anal sex –> bukan sesuatu yang wajar.
- pria birahi terhadap pria –> bukan sesuatu yang wajar.

Hal tsb tidak dibenarkan dalam Alkitab, seperti juga dituliskan dalam bagian lain, misalnya di :

* Imamat 18:22 
Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.

* Imamat 20:13 
Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.

Mungkin ada diantara kita berusaha membenarkan homoseksualitas sebagai pilihan lain dari hubungan heteroseksual, namun Alkitab dalam Roma 1:1-32 jelas menyebutnya sebagai akibat dari hati yang jahat.

Hal tersebut diatas, tidak berarti Alkitab menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan dalam hubungan heteroseksual. Hubungan heteroseksual yang melanggar susila tidak lebih baik atau pun lebih buruk dari hubungan homoseksual. Hal tersebut sama-sama akan dihukum Allah :

* 1. Korintus 6:9-10 
6:9 LAI TB, Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul (PORNOS), penyembah berhala, orang berzinah (MOIKHOS), banci (MALAKOS, pelacur laki-laki), orang pemburit (ARSENOKOITES, para pelaku homoseksual) ,
6:10 LAI TB, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Dosa-dosa seksual yang disebut diatas (heteroseksual dan homoseksual) dipandang sama beratnya dengan dosa-dosa lain : penyembah berhala; orang2 yang tidak adil; mencuri; tamak; mabuk; pemfitnah; perampok; penipu dll. Orang2 yang melakukan dosa-dosa itu dan jika tidak mau bertobat, tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Blessings,
BP

 

Harap Anda Berkomentar Dengan Sopan.....Shalom

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s