ALKITAB ITU PALSU, KORUP, REKAYASA MANUSIA, ALKITAB ASLI SUDAH LAMA HILANG..??

Posted on

Alkitab dipersalahkan orang-orang tertentu sebagai Kitab yang palsu, bukan wahyu Allah, korup tidak asli lagi, dan banyak yang diubah-ubah.

Tetapi baiklah kita berterus terang, bahwa kalau tuduhan itu datanganya dari orang-orang non-Muslim, kita masih bisa memahaminya. Namun bila mereka itu Muslim, maka, sulit untuk mencari dasar tuduhannya. Mungkin tuduhan ini jika datangnya dari kalangan Muslim, maka yang menuduh ini tentulah kurang memahami ajaran Al-Qur’an, atau terlanjur membutakan hatinya sendiri. Karena Al-Qur’an justru membenarkan Taurat dan Injil, bukan satu kali saja, tetapi berkali-kali, diantaranya adalah :

* Al-i-‘Imran 3:3
Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … ya=3&t=ind

* Al-Baqarah 2:41,91
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind
[91] Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kepada Al Qur’an yang diturunkan Allah”, mereka berkata: “Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami”. Dan mereka kafir kepada Al Qur’an yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur’an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: “Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?”
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=91&t=ind

 
* Al-Maidah 5:44, 46,48,68
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=44&t=ind
[46] Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind
[48] Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=48&t=ind
[68] Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=68&t=ind

* Al-An’am 6:92
Dan ini (Al Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur’an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=92&t=ind

* Yunus 10:73,94
[73] Lalu mereka mendustakan Nuh, maka Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami jadikan mereka itu pemegang kekuasaan dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=73&t=ind
[94] Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=94&t=ind

* Al-‘Ankabut 29:46
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang lalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind

* As-Sajda 32:23
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerima (Al Qur’an itu) dan Kami jadikan Al Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israel.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=23&t=ind

* Fatir 35:31
Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Qur’an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=31&t=ind

* Az-Zukhruf 43:4
Dan sesungguhnya Al Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lohmahfuz) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … ya=4&t=ind

* Al-Ahqaf 46:30
Mereka berkata: “Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=30&t=ind

Jadi, mubazirkah wahyu-wahyu yang membernarkan Alkitab sedemikian hebat itu?

Para pengkritik Alkitab mendasarkan tuduhannya bukan dari bukti-bukti, melainkan berdasarkan hasil tafsiran sendiri-sendiri yang diangkat dari total 11 ayat dalam Al-Qur’an yaitu :

* Al-Baqarah 2:41,75,79
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind
[42] Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=42&t=ind
[75] Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=75&t=ind
[79] Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=79&t=ind
[146] Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =146&t=ind

* Al-i-‘Imran 3:71, 78
[71] Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=71&t=ind
[78] Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=78&t=ind

* An-Nisaa 4:46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): “Raa`ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind

* Al-Maidah 5:13, 14, 15
[13] (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
[14] Dan di antara orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=13&t=ind
[15] Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=15&t=ind

Bila penuduh Alkitab itu mau secara objektif menganalisa 11 ayat ini, mereka akan bisa menemukan apa?. Satu saja, yaitu kesemua ayat itu hanya mengindikasikan adanya para penyeleweng atau penggelap Alkitab! Mereka mendengar firman lalu mengubahnya, mengubah kalimat dan tempatnya, menukar ayat, lupa ayat, menyembunyikan isi yang benar, mencampur-adukkan, me-mutar-mutar lidah (memelintir-mlintir dan memotong ayat persis seperti yang sampai sekarangpun terus dilakukan oleh orang-orang yang menyerang Alkitab). Semuanya ini bersifat VERBAL dan bukan mengubah Alkitab dalam arti kata menghancurkan dan melenyapkan sama sekali teks aslinya untuk digantikan de ngan kitab-kitab buat-buatan. Dan ingat! Al-Qur’an masih membela Alkitab dengan mengatakan bahwa tidak semua orang Yahudi dan Nasrani yang melakukannya, melainkan hanya sebagiannya :

* Al-Baqarah 2:75, 146 
[75] Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=75&t=ind
[146] Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =146&t=ind

* An-Nisaa 4:46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): “Raa`ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind

Maka, secara tekstual, sesungguhnya Al-Qur’an telah mengkokohkan bahwa Alkitab itu tidak pernah hilang.

Sedangkan yang menyangkut Alkitab palsu tertulis hanya terdapat pada 1 ayat saja. Yaitu :

* Al-Baqarah 2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=79&t=ind

Dan ayat diatas hanya mengatakan bahwa ada orang-orang tertentu menulis Alkitab palsu untuk dijual/ ditukar dengan harga rendah. Jelas “menulis palsu” ini bukan melakukan penghancuran ataupun melakukan pelenyapan semua Alkitab Asli, melainkan turut masuk sebagai “peramal” kitab-kitab palsu dan Alkitab Apokrif yang juga hadir ditengah-tengah keaslian Alkitab Asli. Misalnya ada kitab palsu yang berjudul “injil Barnabas”, fakta keras menunjukkan bahwa kitab paslu Barnabas ini berisi kepalsuan, dan tak ada satu nabi-pun yang membenarkan kitab palsu Barnabas ini.

Al-Qur’an hanya mengenal Alkitab Asli, tidak mengenal Alkitab Palsu

Lebih dari itu, Muhammad pada zamannya telah menegaskan bahwa Taurat dan Injil yang benar sungguh exist disisi para pemiliknya secara fisik :

* Al-Baqarah 2:41, 89,101
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind
[89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=89&t=ind
[101] Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah ke belakang (punggung) nya seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah Kitab Allah).
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =101&t=ind

* Al-i-‘Imran 3:93
[93] Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: “(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=93&t=ind

* An-Nisaa4:136
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =136&t=ind

* Al-Maidah 5:43, 44, 47, 68
[43] Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=43&t=ind
[47] Dan h endaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=47&t=ind
[68] Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=68&t=ind

* Al-A’raf 7:157
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =157&t=ind

Dan bahwa kalimat-kalimat Allah itu tidak dapat dirobah oleh siapapun :

* Al-An’am 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=34&t=ind

* Al-Fat-h 48:23
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunatullah itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=23&t=ind

Dan yang paling tuntas adalah perintah Allah kepada Muhammad agar Taurat / Injil harus dijadikan semacam “konsultan kebenaran” bagi setiap keraguan dari Qur’an :

* Yunus 10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=94&t=ind

Sesungguhnya bilamana kita bersikap fair dan rela hati maka “pusat rujukan kebenaran” telah mem-vonis keaslian Alkitab tanpa bisa diperdebatkan lagi. Apalagi Qur’an sendiri tidak pernah menuduh dan memperingatkan umat Allah akan adanya Alkitab palsu yang menelan Alkitab Islami.

Pengadilan rakyat yang paling primitive sekalipun tahu bahwa seseorang tidak bisa menuduh adanya suatu pemalsuan bilamana orang tersebut tidak dapat menunjukkan beberapa dari 4 hal berikut, yaitu :

a. Sipelaku pemalsuan (Siapakah orang-orangnya? Sipenulis palsu dan otoritas manakah yang menghancurkan habis-habisan sejati? Tindak penghancuran itu mustahil bisa diam-diam di-siluman-kan, karena salinan kitab Injil/ fragmennya telah berskala begitu luas hingga 24ribu salinan!

b. Barang bukti aslinya (Seperti apa “Injil Sejati” yang dimaksudkan para penuduh? Seperti injil palsu Barnabas kah? Ataukah seperti Al-Qur’an? Bila seperti Al-Qur’an, tentu tidak cocok karena ajaran-ajaran Yesus berisi banyak narasi perumpamaan-perumpamaan yang indah dan orisinil yang tidak dimiliki oleh Al-Qur’an. Jugaajaran-ajaran Yesus yang khusus kepada orang-orang miskin, dan berisi begitu banyak pesan-pesan Kasih, bahkan merangkumkan Hukum Kasih yang paling menggetarkan hati, semuanya ini absent dalam Al-Qur’an.

c. Tempat terjadinya pemalsuan (Yang berarti juga harus bisa ditemukan tempat pemusnahan Injil-injil Asli – yang pasti tidak bisa disembunyikan).

d. Waktu terjadinya pemalsuan (Apakah sebelum turunnya Al-Qur’an ataukah sesudahnya? Bila sebelum Al-Qur’an, tentu Al-Qur’an tidak akan membenarkan Alkitab seperti telah dilakukannya. Bila pemalsuan dianggap terjadi sesudah turunnya Al-Qur’an, musium-musium dan perpustakaan dunia sudah terlanjur terisi duluan dengan “Alkitab yang dituduh palsu” (abad ke-4 ke bawah).

Dari dulu hingga kini, walau ke 4 unsur bukti tersebut tidak tercari satupun secara sains dan histories tetapi tuduhan-tuduhan primitive harus tetap dikenakan kepada Alkitab dan tidak bisa dibuang. Tidakkah itu lucu? TIDAK! Sebab bila itu dibuang maka seluruh ajaran mereka akan goyah, sejauh yang berbeda dengan Alkitab historis :

“In the Family of Abraham”, Anne Cooper menggambarkan dilemma Islam sbb :

“Alasan utama para pengkritik dari kalangan Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah kerana mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Al-Qur’an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi ternyata isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Allah yang sama. Dan karena Qur’an dianggap wahyu terakhir dari Allah, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh sipemalsu

Di dunia ini, Islam adalah satu-satunya agama yang menempatkan Kitab Suci mereka sebagai pengkoreksi terhadap Kitab Suci agama orang lain (Alkitab). Itu adalah dilemma sekaligus survival Al-Qur’an. Tetapi dengan posisi pengkoreksi yang berpotensi menyalah-nyalahi pihak lain ini, para Muslim yang cenderung merasa “agamanya dizalimi” itu seharusnya menyadari bahwa justru pada Kristiani-lah yang pertama-tama pantas merasakan hal tersebut.

Bagi Islam, Salib adalah batu sandungan dan tragedy terbesar karena disitu Allah telah ‘dikalahkan’. Kebanyakan Muslim tidak mencoba untuk memahami bahwa sedari dahulu Allah (YHVH Elohim) selalu merujuk kepada formula penyelamatan manusia, yaitu HIDUP MELALUI KEMATIAN. Dulu kematian disimbolkan dengan“korban sembelihan anak domba”, dan kini digenapi oleh pengorbanan Anak Domba Allah dalam penyaliban diri Yesus Kristus. Kematian fisik Yesus dalam menebus dosa manusia.

Alkitab sejati tidak pernah gagal oleh ulam manusia, karena Alkitab adalah pernyataan Sabda Allah yang kekal. Berapa banyak Alkitab telah dirusak, dinyatakan illegal, dibakar oleh orang dan Negara. Berapa banyak penyebar-penyebarnya telah dianiaya, dibunuh atau dibungkam di penjara. Tetapi Firman Allah tidak bisa terbungkam, atau dihilangkan seperti tuduhan sejumlah orang.

Ringkas dan sederhana saja, bilamana Firman Allah bisa hilang, maka kita bisa mencurigai bahwa itu bukanlah Firman Allah, melainkan “kalimat manusia” belaka. Ayat dalam Kitab Wahyu menuliskan :

* Wahyu 14:6 
LAI TB, Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
KJV, And I saw another angel fly in the midst of heaven, having the everlasting gospel to preach unto them that dwell on the earth, and to every nation, and kindred, and tongue, and people,
TR, και ειδον αλλον αγγελον πετωμενον εν μεσουρανηματι εχοντα ευαγγελιον αιωνιον ευαγγελισαι τους κατοικουντας επι της γης και παν εθνος και φυλην και γλωσσαν και λαον
Translit Interlinear, kai {kemudian} eidon {aku melihat} allon {lain} aggelon {seorang malaikat} petômenon {terbang} en {di} mesouranêmati {langit tinggi} ekhonta {mempunyai} euaggelion {Injil} aiônion {kekal} euaggelisai {untuk memberitakan} tous {(kepada) orang-orang yang} katoikountas {tinggal} epi {diatas} tês gês {bumi} kai {dan} pan {(kepada) setiap} ethnos {bangsa} kai {dan} phulên {suku bangsa} kai {dan} glôssan {bahasa} kai {dan} laon {rakyat}

Satu pertanyaan untuk dijawab oleh para pengkritik Alkitab, dengan segala kejujuran :

“Apakah Anda mengira bahwa Allah yang Mahakuasa akan membiarkan orang kafir yang bejat dan najis itu akan mengubah kalimat/firmanNya yang Kudus dan adikodrati itu? Membiarkan seluruh Taurat dan Injil Allaj hilang tak tercari dari muka bumi?

Camkan dua aksioma ini yang selalu tetap benar sampai kapanpun :

1. FIRMAN ALLAH ITU BAKA (KEKAL), TIDAK BISA DIHILANGKAN. Yang bisa hilang itu hanya barang fana. Tetapi Firman itu Baka! Tidak tergantikan!

2. FIRMAN ALLAH ITU UNIVERSAL, KITAB ALLAH ITU HARUS MEN-DUNIA. Allah itu universal, tentu juga FirmanNya. Walau Kitab Allah dan Kitab non-Allah dua-duanya dapat “go-global-go-universal”, namun sebuah Kitab pastilah bukan dari Allah bilamana ia tidak mendunia. Apa artinya? Artinya bahwa “Alkitab Islami” yang dituduh sudah lama hilang oleh para oengkritik itu pastilah bukan kitab Allah, karena tidan men-dunia (alias hilang).

Alkitab adalah pernyataan dan penyaksian ajaran, hukum, janji dan karya Allah yang bersifat orisinil. Tidak ada orang Kristiani yang berkepentingan untuk menyelewengkan ayat-ayat yang bergitu luhur. Tidak ada kebutuhan untuk memalsukan atau mengubah. Tidak ada cara siluman yang dapat menggantikannya secara diam-diam sambil memusnahkan serentak puluhan ribu manuskrip salinan Injil Asli yang telah terlanjur tersebar. Dan memang tidak ada yang dipalsu atau sengajah diubah!

KAPANKAH PERNAH TERCATAT ADA, INJIL YANG NON-SALIB DISEJARAH MANUSIA?

Sumber :
Disalin dari
Eja Kalima, Kitab Tuhan menjamu Tuduhan Salah-Paham, p 39- 45

Artikel terkait :
Apakah Paulus Memalsukan Alkitab? di viewtopic.php?p=236#236

TAURAT DIUBAH? – YEREMIA 8:8 di viewtopic.php?p=1181#1181

 

 

 

BINCANG BINCANG SOAL ISU : “ALKITAB-MU PALSU”

“Taurat, Zabur dan Injil asli telah hilang, dan Bible kalian yang sekarang adalah kitab yang telah dikorup, dipalsu oleh manusia.
Itulah sebabnya Qur’an diturunkan kemudian oleh Allah secara langsung demi menegakkan kebenaran yang asali”

Perhatikan! Tidak seperti isu lain, tudingan teman Muslim dalam perkara “Alkitab-mu Palsu”, sulit dicarikan ayatnya dari Qur’an. Muslim hanya menuduh menurut kesan-kesan dan slogan yang telah ditanamkan dalam-dalam kehati mereka melalui sejarah dan tradisi keagamaan yang sedemikian lama. Apa yang tertanam-dalam, tentu sulit dibongkar oleh tangan-tangan luar. Oleh karena itu Anda tidak perlu membuang energy dengan adu “jual-beli” argumentasi.

Teman Muslim bangga akan Qur’an mereka yang diwahyukan langsung lewat Malaikat Jibril kepada nabi yang terakhir, Muhammad. Itu adalah manifesto final dari kehendak Allah untuk menggantikan Taurat dan Injil. Dimata mereka alangkah jauhnya beda otoritas Qur’an dan Bible yang dianggap ditulis dan dikumpulkan secara gado-gado oleh orang-orang yang tidak jelas silsilahnya dari pelbagai lingkar masyarakat seperti petani, nelayan, gembala, jenderal, tabib, narapidana dsb. Baginya itu tidak lebih dari hadis-hadis maudhu atau da’if, palsu dan jauh dari sahih.

Menghadapi tudingan jenis ini, Anda bisa memilih pembukaan paraphrase. Artinya, Anda mengutip ulang tudingannya, namun dengan kata-kata Anda sendiri yang menggiring suatu maksud lanjutan.

“Ya, saya terlalu sering mendengan teman Muslim berkata bahwa Kitab Taurat dan Injil itu palsu, dan yang aslinya telah tiada. Lalu Allah mengkoreksinya lewat Qur’an, dan Muhammad gencar memperingatkan manusia tentang pemalsuan ini. Tetapi sebenarnya apa yang diperingatkan oleh Muhammad, mirip dengan apa yang telah diperingatlan oleh Yesus dan rasul-rasulNya. Apakah Anda tahu akan hal ini?”

Ah, masa., apa iya?! Sensasi kali.
Dan mereka akan memasang kuping lebar-lebar untuk mendengar penjelasan Anda lebih lanjut!

PENJELASAN TENTANG PEMALSUAN ALKITAB :

Kita sama sekali tidak bersensasi disini. Kita amat serius, karena Alkitab memang telah memperingati anak-anak Allah agar mereka jangan sampai tertipu oleh macam-macam kepalsuan yang mengatasnamakan Allah dan kebenaranNya! Kita akan kutip sejumlah peringatan demikian dari Alkitab tentang ajaran-ajaran dan guru-guru palsu, bahkan mesias-mesias palsu.

* Kisah 20:30
LAI TB, Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.
KJV, Also of your own selves shall men arise, speaking perverse things, to draw away disciples after them.
TR, και εξ υμων αυτων αναστησονται ανδρες λαλουντες διεστραμμενα του αποσπαν τους μαθητας οπισω αυτων
Translit, kai ex humôn autôn anastêsontai andres lalountes diestrammena tou apospan tous mathêtas opisô autôn

* 2 Petrus 2:1
LAI TB, Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
KJV, But there were false prophets also among the people, even as there shall be false teachers among you, who privily shall bring in damnable heresies, even denying the Lord that bought them, and bring upon themselves swift destruction.
TR, εγενοντο δε και ψευδοπροφηται εν τω λαω ως και εν υμιν εσονται ψευδοδιδασκαλοι οιτινες παρεισαξουσιν αιρεσεις απωλειας και τον αγορασαντα αυτους δεσποτην αρνουμενοι επαγοντες εαυτοις ταχινην απωλειαν
Translit, egenonto de kai pseudoprophêtai en tô laô hôs kai en humin esontai pseudodidaskaloi hoitines pareisaxousin aireseis apôleias kai ton agorasanta autous despotên arnoumenoi epagontes eautois takhinên apôleian

* Matius 24:24-25
LAI TB, Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
KJV, For there shall arise false Christs, and false prophets, and shall shew great signs and wonders; insomuch that, if it were possible, they shall deceive the very elect. Behold, I have told you before.
TR, εγερθησονται γαρ ψευδοχριστοι και ψευδοπροφηται και δωσουσιν σημεια μεγαλα και τερατα ωστε πλανησαι ει δυνατον και τους εκλεκτους ιδου προειρηκα υμιν
Translit, egerthêsontai gar pseudokhristoi kai pseudoprophêtai kai dôsousin sêmeia megala kai terata hôste planêsai ei dunaton kai tous eklektous idou proeirêka humin

Atas sajian ayat-ayat diatas, teman Muslim mungkin akan membantah, “Itu kan lain. Itu bukan berkenaan dengan pemalsuan Taurat dan Injil, melainkan memperingatkan adanya nabi dan guru-guru palsu dengan ajaran-ajarannya yang palsu”. Nah, persis seperti apa yang dibantahnya, disinilah kita membalikkan isu tuduhan mereka dengan cara yang sama, dengan pernyataan kunci Anda kepada mereka :

“Justru sesungguhnya Muhammad mengecam orang-orang Yahudi yang mengajarkan dan menyampaikan firman yang palsu. Persoalannya bukanlah Kitab-Allah dari orang Yahudi, melainkan orang-orang Yahudinya yang khusus dikecam oleh Muhammad! Mari kita periksa bersama. Kita kumpulkan semua ayat Qur’an yang mempersoalkan ulah orang Yahudi terhadap keontentikan Alkitab. Total ada 11 ayat”. 

Persilahkan teman Muslim untuk menyimaknya sendiri apa bentuk kecaman Muhammad yang semuanya terekam dalam 11 ayat Qur’an, dan tidak lebih :

* Qs 2:41
Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind

* Qs 2:42
Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=42&t=ind

* Qs 2:75
Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=75&t=ind

* Qs 2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=79&t=ind

* Qs 2:146
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =146&t=ind

* Qs 3:71
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=71&t=ind

* Qs 3:78
Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=78&t=ind

* Qs 4:46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): “Raa`ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind

* Qs 5:13
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=13&t=ind

* Qs 5:14
Dan di antara orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=14&t=ind

* Qs 5:15
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=15&t=ind

Jadi, apa persisnya substansi Alkitab yang dipersoalkan oleh Muhammad disitu, Muhammad disitu? Muhammad tidak pernah mempermasalahkan Kitab yang beredar, malainkan orang-orang yang melancungkan firman-Nya dalam tutur katanya, dalam ajarannya, dan dalam otaknya karena kelupaan. Tidak ada ancaman Alkitab palsu yang dikawatirkan atau diharamkan oleh Muhammd. Ia tidak berkata : “percayalah kepada Alkitab/ Injil yang asli, dan awas terhadap kitab yang palsu!” Tidak ada Kitab yang sengaja dihilangkan atau musnah, apalagi musnah semua dan digantikan dengan ajaran palsu.

Dimanapun Muhammad dalam pewahyuan, hanya mengenal Alkitab-Asli, tidak pernah mengenal, menjumpai, atau mengantisipasi Alkitab Palsu seperti yang “diinginkan” oleh sekalangan panafsir Islam. Tidak ada firman Allah yang dinyatakan hilang lenyap, kecuali sebagian isinya dilupakan, disembunyikanm dirobah-robah dan dicampur-adukkan, lidah bacaan yang diputar-putar, dipindahkan kalimat-kalimat dari tempatnya, diubah firmanNya, ditukar ayatNya, berkata dusta terhadap Allah…

Jadi, Muhammad — sama halnya dengan Yesus Kristus – memberi peringatan bertubi-tubi akan penyelewengan pemberitaan/ ajaran Alkitab (bukan palsunya semua Kitab yang beredar).

Bedanya ialah Muhammad lebih mengecam dan mengutuk pelaku-pelaku yahudi yang memalsu ketimbang memperingati umat, sedangkan Yesus Kristus dan rasul-rasulNya lebih memperingatkan umat ketimbang mengecam pelaku pemalsuan yang otomatis sudah terkutuk ! :

* Wahyu 22:18-19
22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”

Sebaliknya, Muslim segera dapat melihat bahwa Muhammad amat membela semua Kitab Allah, serta mengajukan sedikitnya 6 alasan mutlak mengapa Alkitab itu mistahil terpalsu, hilang atau digantikan oleh ulah manusia yang terbatas :

1. Dikatakan bahwa kalimat-kalimat Allah (Firman Allah) tidak dapat ditukarkan oleh manusia manapun; dan tidak ada perubahan atasnya sejak kapanpun :

* Qs 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=34&t=ind

Semua Kitab-kitab Allah tu dalam induk Alkitab disisi Allah, baka dan kekal :

* Qs 43:4
Dan sesungguhnya Al Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lohmahfuz) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … ya=4&t=ind

* Qs 85:22
yang (tersimpan) dalam Lohmahfuz.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=22&t=ind

Dapatkah kebenaran Induk Alkitab yang terjaga disisi Allah itu dicuri, dihilangkan dan dipalsukan oleh manusia bejat? Ini yang menjadikan para sesepuh awal Islam seperti Buchari dan Al-Razi setuju bahwa Alkitab tak dapat dirubah leh karena itu adalah Firman Allah.

2. Dimanapun, Muhammad selalu mengingatkan bahwa tidak ada perlakukan Allah yang membedakan Kitab-kitabNya. Tidak ada yang satu terjaga, dan yang lainnya terlantar. Tidak ada yang didiskriminasikan, kalaupun ada pendapat tentang hal ini, ini hanyalah pandangan dari penafsir yang ngotot memilih menutup hati sendiri terhadap Firman Allah yang jelas berkata kepada mereka, sbb :

* Qs 2:136
Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =136&t=ind

* Qs 3:84
Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.”
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=84&t=ind

3. terdapat peneguhan yang amat pasti bahwa Taurat dan Injil itu dibenarkan oleh Allah, dan harus diimani!

* Qs 2:41, 89, 91,101, 136
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
[89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
[91] Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kepada Al Qur’an yang diturunkan Allah”, mereka berkata: “Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami”. Dan mereka kafir kepada Al Qur’an yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur’an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: “Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?”
[101] Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah ke belakang (punggung) nya seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah Kitab Allah).
[136] Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind

* Qs 3:3
Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … ya=3&t=ind

* Qs 4:136
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =136&t=ind

* Qs 5:43,44,46,47,48,68
[43] Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
[46] Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
[47] Dan h endaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
[48] Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
[68] Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=43&t=ind

* Qs 6:92
Dan ini (Al Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur’an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=92&t=ind

* Qs 10:73, 94
[73] Lalu mereka mendustakan Nuh, maka Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami jadikan mereka itu pemegang kekuasaan dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
[94] Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=73&t=ind

* Qs 29:46
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang lalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=46&t=ind

* Qs 32:23
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerima (Al Qur’an itu) dan Kami jadikan Al Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israel.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=23&t=ind

* Qs 35:31
Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Qur’an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=31&t=ind

* Qs 46:30
Mereka berkata: “Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=30&t=ind

* Qs 43:4
Dan sesungguhnya Al Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lohmahfuz) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … ya=4&t=ind

dll.

Qur’an justru membenarkan Taurat dan Injil bukan satu kali, tetapi berpuluh-puluh kali, jauh melebihi 11 ayat yang ditafsirkan secara paksa seolah Alkitab yang kami miliki adalah palsu. Maka setiap orang akan bertanya :

“Untuk apa dan siapakah maka Taurat dan Injil itu dibenarkan sampai berpuluh kali?” Sebab seruan semacam itu tidak berguna bagi orang-orang Yahudi maupun Kristiani yang toh sudah mengimani, tahu dan bangga akan kebenaran Kitab-kitab mereka. Jadi, logis kalau itu ditujukan kepada orang lain, termasuk pengikut-pengikut Muhammad atau orang-orang Quraisy agar merekapun perlu membaca dan percaya akan Alkitab!.

Penyelewengan verbal atau tekstual?
Keasliannya musnah atau tetap exist?

Perhatikan bahwa semua penyelewengan/ penggelapan yang dikecam Muhammad umumnya bersifat penyelewengan verbal dan bukanlah merubah fisiknya teks Alkitab dengan maksud substitusi total penggantian. Kecaman yang menyangkut fisik teks palsu dari Alkitab hanya terdapat dalam satu ayat saja, yaitu dalam Qs 2:79, menyangkut orang-orang tertentu yang menulis Alkitab palsu dengan maksud untuk ditukar dengan harga rendah:

* Qs 2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=79&t=ind

Jelas “menulis palsu” (untuk dijual dengan harga murahan, untuk memperoleh keuntungan) ini bukanlah melakukan substitusi dengan penghancuran & pelenyapan semua Alkitab asli, melainkan untuk turut menambahi (bukan mengganti) koleksi Kitab-Asli yang sudah ada dengan kitab-kitap apokrip yang dikarang sendiri.

Kitab Apokrip ini hadir, bahkan sampai sekarangpun, semisal “injil Nazarin, Kisah Petrus,dll. yang banyak mendongengkan mujizat-mujizat sihir. Dan, lihat betapa injil Barnabas pun sering dijago-jagokan oleh teman Muslim tertentu sebagai injil yang asli, tetapi mereka sendiri bahkan tidak memeriksanya, apalagi mengimaninya!.

a. Bahwa Taurat dan Injil itu ada dalam tangan bani Israil/ ada disisi mereka, exist secara fisik disisi para pemiliknya, tidak hilang seperti yang sering dituduhkan :

* Qs 2:41, 89, 91
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
[89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
[91] Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kepada Al Qur’an yang diturunkan Allah”, mereka berkata: “Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami”. Dan mereka kafir kepada Al Qur’an yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur’an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: “Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?”
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=41&t=ind

* Qs 3:93
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: “(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=93&t=ind

Qs 5:43,44,47
[43] Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
[47] Dan h endaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=43&t=ind

dll.

Bila kitabnya korup atau hilang habis, untuk apa Muhammad menyerukan agar Alkitab itu diimani? Muhammad memang perlu mengindikasikan adanya para penyeleweng atau penggelap ayat Alkitab, namun sekali-kali itu bukanlah pernghapusan/ pelenyapan eksistensi Alkitab yang otentik. Sebaliknya kita menyaksikan di seluruh Qur’an bahwa Muhammad pada zamannya, tidak pernah menegur, menecgah, atau melarang siapapun untuk membaca Alkitab yang ada ditangan orang-orang Yahudi di Mekah atau Medinah, apalagi yang ada di tanah Israel! Allh malahan mendesakkan bacaanNya :

* Qs 3:93
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: “maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar”.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=93&t=ind

b. Bahwa yang menyelewengkan Kitab Allah itu hanya segolongan orang-orang fasik, bukan seluruhnya. Qs 3:199 menegaskan bahwa sebagian para Ahli Kitab justru adalah orang-orang beriman yang tidak menukarkan atau menjual ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada mereka. Mereka memperoleh pahala disisi Allah :

* Qs 3:199
Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan-nya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =199&t=ind

Juga dikatakan : “Orang-orang yang telah Kami berikan Alkitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu neriman kepadanya” :

* Qs 2:121
Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … =121&t=ind

c. Dan sebagai puncak pengakuan atas kebenaran Alkitab bagi Muslim, maka Muhammad-pun perlu “berkonsultasi” kepada ahli-ahli Kitab ini tatkala ada keraguan terhadap pewahyuan :

* Qs 10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=94&t=ind

Ini adalah “pusat rujukan kebenaran” yang otomatis telah memvonis keaslian Alkitab tanpa usah diperdebatkan lagi. Sebab, bagaimanakah Muhammad dapat disuruh berkonsultasi kepada orang-orang yang Kitab-kitabnya palsu dan korup?
Dan yang diulang sekali lagi agar tidak terlupakan oleh para penafsir :

* Qs 16:43
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=43&t=ind

DILEMMA MUSLIM :

Alkitab dipersalahkan sebagai Kitab yang palsu, bukan wahyu Allah, tidak asli lagi, dan banyak yang direkayasa dan diubah-ubah. Tetapi baiklah kita berterus-terang, bahwa jikalau tuduhan itu datangnya dari orang-orang non Muslim, kami masih bisa memahaminya. Namun bila mereka itu Muslim, maka sulit untuk kita mencari dasar tuduhannya. Mungkin orang semacam ini kurang emmahami ajaran Qur’an, atau terlanjur membutakan hatinya snediri. Sekali Muslim menuding keabsahan Alkitab, mereka langsung masuk kedalam dilemma yang tak terselesaikan.

Tanyakan kepada teman Muslim :
Kapankah waktu terjadi pemalsuannya?

Dan tidak ada satupun pakar Islam yang dapat menjawab pertanyaan yang amat perlu dan amat sederhana ini. Sebab jikalau dijawab “Sebelum Islam muncul”, maka muncul pertanyaan : “Mengapa Qur’an justru bersaksi tentang kebenaran Alkitab dan memerintahkan orang-orang untuk mengimaninya?. Sebaliknya jika dijawab “Sesudah Islam muncul”, maka sang pakar tersebut akan dipermalukan oleh fakta-fakta sejarah, karena naskah-naskah Alkitab/ Perjanjian Baru yang final sudah tersimpan rapi dalam gereja dan musium-musium dunia jauh sebelum datangnya Islam (antara lain : Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus, dan lain-lain, di abad ke-4). Dan isi naskah-naskah itu dalam teks bahasa aslinya tidak berubah atau terpalsu apapun dengan isi Alkitab yang ada sekarang ini!

* Dalam buku “In the Family of Abraham”, Anne Cooper menggambarkan Dilemma Islam sbb :

“Alasan utama mengapa Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah karena mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Qur’an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi belakangan baru diketahui (bukan pada masa-masa sahabat Nabi) bahwa isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Allah yang sama. Dan karena Qur’an dianggap wahyu yang terakhir dari Allah, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh si-pemalsu”

* Namun dilemma terbesar pada Qur’an adalah justru ketika Allah sendiri meletakkan Taurat & Injil itu sebagai kebenaran bagi Muhammad. Dengan demikian, sekali Alkitab dituduh palsu maka palsu pulalah Qur’an itu dengan sendirinya!

Sesungguhnya untuk teman Muslim yang menuduh secara sembrono, “Alkitabmu Palsu”, Anda dapat bertanya dengan amat santai, siapa pemalsu, siapa penyaksi, apa yang dipalsu, seperti apa yang tidak palsu, kemanakah yang tidak palsu, dst… dst… dan tidak satupun dapat mereka jawab dengan nyata. Karena semuanya hanya argumen siluman yang tidak berujud! Namun biarkanlah ia menjawab luhur pertanyaan dasar, bagaimanakah si-pemalsu itu dapat memalsu/ menggantikan Kalimat/ Firman dari Penciptanya :

• Akankah Allah yang Mahakuasa membiarkan orang-orang kafir yang bejat dan najis untuk meng-otak-atik KitabNya serta mengubah kalimat/firmanNya yang kudus itu?
• Akankah Akkah membiarkan seluruh FirmanNya dalam Taurat, Zabur, Injil dan Kitab Nabi-nabi, terhilang semuanya dan tidak tercari di dunia, namun masih terjaga kekal dan mulia disisi Allah di Surga?
• Dan dapatkah manusia menghilangkan Kalimat/ Firman Allah, sedangkan setan dan iblis-pun tak mampu melakukannya?

Sungguh, Alkitab sejati tidak akan pernah gagal oleh ulah manusia, karena ia adalah pernyataan dan Sabda Allah yang kekal. Berapa banyak Alkitab telah dirusak, dinyatakan ilegal, dibakar orang dan penguasa negara. Berapa banyak penyebar-penyebarnya telah dianiaya, dibunuh atau dibungkam di penjara. Tetapi Firman Allah yang kekal tidak bisa terbungkam, atau dihilangkan seperti tuduhan sejumlah orang.

Ringkas dan sederhana saja, bilamana Firman Allah bisa hilang, maka kita bisa mencurigai bahwa itu bukanlah Firman Allah yang baka, melainkan “kalimat manusia” yang fana belaka.

Kitab Wahyu 14:6, Yesaya 40:8 dan 1 Petrus 1:25 mewahyukan kekekalan wahyu :

* Wahyu 14:6 
LAI TB, Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
KJV, And I saw another angel fly in the midst of heaven, having the everlasting gospel to preach unto them that dwell on the earth, and to every nation, and kindred, and tongue, and people,
TR, και ειδον αλλον αγγελον πετωμενον εν μεσουρανηματι εχοντα ευαγγελιον αιωνιον ευαγγελισαι τους κατοικουντας επι της γης και παν εθνος και φυλην και γλωσσαν και λαον
Translit, kai eidon allon aggelon petômenon en mesouranêmati ekhonta euaggelion aiônion euaggelisai tous katoikountas epi tês gês kai pan ethnos kai phulên kai glôssan kai laon

Nabi Yesaya dan Rasul Petrus sama-sama berucap :

* Yesaya 40:8 
LAI TB, Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”
KJV, The grass withereth, the flower fadeth: but the word of our God shall stand for ever.
Hebrew,
יָבֵשׁ חָצִיר נָבֵל צִיץ וּדְבַר־אֱלֹהֵינוּ יָקוּם לְעֹולָם׃ ס
Translit, YAVESY KHATSIR NAVEL TSITS ‘UDEVAR-‘ELOHEINU YAKUM LE’OLAM

* 1 Petrus 1:25 
LAI TB, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
KJV, But the word of the Lord endureth for ever. And this is the word which by the gospel is preached unto you.
TR, το δε ρημα κυριου μενει εις τον αιωνα τουτο δε εστιν το ρημα το ευαγγελισθεν εις υμας
Translit, to de rêma kuriou menei eis ton aiôna touto de estin to rêma to euaggelisthen eis humas

Dan siapakah Sang Kalimatullah sendiri, yang sanggup berkata sepenuh wibawa :

* Matius 24:35 
LAI TB, Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
KJV, Heaven and earth shall pass away, but my words shall not pass away.
TR, ο ουρανος και η γη παρελευσονται οι δε λογοι μου ου μη παρελθωσιν
Translit, ho ouranos kai hê gê pareleusontai hoi de logoi mou ou mê parelthôsin

Sebagai penutup, biarlah setiap teman Muslim tahu, bahwa Taurat dan Injil yang ‘terlalu sering’ didiskreditkan manusia, ternyata mendapat pembelaan dari Allah sendiri! Bukan kebetulan bahwa Allah sengaja meng-istimewakan kedua KitabNya ini dengan satu janji rezeki yang amat ekslusif. Janji mana hanya ditujukan bagi kaum yang menjalankan Taurat dan Injil, tidak yang lain :

* Qs 5:66
Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT … a=66&t=ind

Para pembaca yang dikasihi Tuhan :

Kami sedih melihat bagitu kasat mata, luas dan jauhnya salah paham yang terjadi dalam sesama umat beragama ketika kita-kita ini bermaksud mencari sebuah kebenaran dari Allah.
Betapa lelahnya kita mencari-cari dalam kesia-siaan. Mata-hati kita yang telah terpolusi tidak akan mampu menemuinya. Kultur dan hakekat manusia yang memberontak dan jahat pada dasarnya, telah membutakan pencaharian manusia akan kebenaran. Dalam Alkitab, kita-kita yang berdosa ini disebut orang-orang buta. Kita yang buta ini tidak mampu mencari, kecuali membuka diri dan mengundang untuk dicari!. Kita perlu merendahkan diri dan perlu menanggalkan segala “cawat daun” ala Adam, sambil membukakan pintu hati kita bagi Dia Yang Menebus kita dari vonis-kematian. Sebab Yesus Al-Masih yang bangkit dari kematian itulah yang mengalahkan MAUT. Dialah yang mampu memberikan kepada Anda dan saya hidup, hidup yang berkelimpahan :

* Wahyu 3:20 
LAI TB, Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
KJV, Behold, I stand at the door, and knock: if any man hear my voice, and open the door, I will come in to him, and will sup with him, and he with me.
TR, ιδου εστηκα επι την θυραν και κρουω εαν τις ακουση της φωνης μου και ανοιξη την θυραν εισελευσομαι προς αυτον και δειπνησω μετ αυτου και αυτος μετ εμου
Translit, idou estêka epi tên thuran kai krouô ean tis akousê tês phônês mou kai anoixê tên thuran kai eiseleusomai pros auton kai deipnêsô met autou kai autos met emou

* Yohanes 10:10b
LAI TB, Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
KJV, I am come that they might have life, and that they might have it more abundantly.
TR, εγω ηλθον ινα ζωην εχωσιν και περισσον εχωσιν
Translit, egô êlthon hina zôên ekhôsin kai perisson ekhôsin

Amin.

Sumber :
– Anne Cooper , In the Family of Abraham
– Umar Tariqas, Ismael saudaraku, bincang-bincang tentang tudingan dan salah paham. P 80-94.