APAKAH KITAB PERJANJIAN LAMA ADALAH AJARAN YESUS/Isa Al-Masih..??

Posted on

Didalam Alkitab/Injil orang Kristen terdapat 2 kitab yaitu:

 

PERJANJIAN LAMA (DISINI ALLAH ISRAEL/BAPA BERPERAN) :

Perjanjian Allah dengan Umat Israel Lebih Menyinggung ttg Perjalanan Hidup Bangsa Israel.(disini Allah/Bapak berperan)

Jumlah Kitab Dalam Perjanjian Lama:

  1. Kitab Kejadian
  2. Kitab Keluaran
  3. Kitab Imamat
  4. Kitab Bilangan
  5. Kitab Ulangan
  6. Kitab Yosua
  7. Kitab Hakim-Hakim
  8. Kitab Rut
  9. Kitab 1 Samuel
  10. Kitab 2 Samuel
  11. Kitab 1 Raja-raja
  12. Kitab 2 Raja-raja
  13. Kitab 1 Tawarikh
  14. Kitab 2 Tawarikh
  15. Kitab Ezra
  16. Kitab Nehemia
  17. Kitab Ester
  18. Kitab Ayub
  19. Kitab Mazmur
  20. Kitab Amsal
  21. Kitab Pengkhotbah
  22. Kitab Kidung Agung
  23. Kitab Yesaya
  24. Kitab Yeremia
  25. Kitab Ratapan
  26. Kitab Yehezkiel
  27. Kitab Daniel
  28. Kitab Hosea
  29. Kitab Yoel
  30. Kitab Amos
  31. Kitab Obaja
  32. Kitab Yunus
  33. Kitab Mikha
  34. Kitab Nahum
  35. Kitab Habakuk
  36. Kitab Zefanya
  37. Kitab Hagai
  38. Kitab Zakharia
  39. Kitab Maleakhi

 

 

 

Sekilas tentang  kitab Perjanjian Lama:

Perjanjian Lama adalah bagian pertama dalam Alkitab Kristen yang dibagi dalam dua bagian. Bagian keduanya disebut Perjanjian Baru. Perjanjian Lama yang terdiri dari 39 kitab itu dapat dibagi dalam kategori hukum, sejarah, puisi dan nubuatan. Semua kitab tersebut ditulis sebelum kelahiran Yesus, dimana 97% isinya ditulis dalam Bahasa Ibrani dan sisanya dalam Bahasa Aram.

Isi Perjanjian Lama identik dengan kanon Alkitab Ibrani, yaitu kitab suci Yahudi yang juga disebut Tanakh, tetapi dengan urutan yang berbeda. Susunan urutan kanon Tanakh berakhir dengan Kitab Tawarikh, sedangkan Perjanjian Lama berakhir dengan Kitab Maleakhi.

 

 

 

PERJANJIAN BARU (DISINI ANAK/TUHAN YESUS BERPERAN):

Perjanjian Baru adalah perjanjian Allah dengan seluruh umat manusia melalui Kedatangan Kristus untuk menebus manusia dari dosa2 manusia.

Jumlah Kitab Dalam Perjanjian Lama:

  1. Injil Matius
  2. Injil Markus
  3. Injil Lukas
  4. Injil Yohanes
  5. Kisah Para Rasul
  6. Surat Paulus kepada Jemaat di Roma
  7. Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Korintus
  8. Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Korintus
  9. Surat Paulus kepada Jemaat di Galatia
  10. Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus
  11. Surat Paulus kepada Jemaat di Filipi
  12. Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose
  13. Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika
  14. Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Tesalonika
  15. Surat Paulus yang Pertama kepada Timotius
  16. Surat Paulus yang Kedua kepada Timotius
  17. Surat Paulus kepada Titus
  18. Surat Paulus kepada Filemon
  19. Surat kepada Orang Ibrani
  20. Surat Yakobus
  21. Surat Petrus yang Pertama
  22. Surat Petrus yang Kedua
  23. Surat Yohanes yang Pertama
  24. Surat Yohanes yang Kedua
  25. Surat Yohanes yang Ketiga
  26. Surat Yudas
  27. Wahyu kepada Yohanes

 

Sekilas tentang isi  kitab Perjanjian Baru:

Kitab Perjanjian Baru (PB), adalah bagian dari Alkitab Kristen yang ditulis setelah kelahiran Yesus Kristus. Kata “Perjanjian Baru” merupakan terjemahan dari bahasa LatinNovum Testamentum, yang merupakan terjemahan Yunani: ΗΚαινη Διαθηκη, I Keni Diathiki. Umat Kristen berpendapat bahwa kitab ini merupakan penggenapan isi nubuat yang ada di Alkitab yang sudah ada dan kemudian diberi nama Perjanjian Lama. Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani oleh para pengikut Yesus yang dikenal sebagai Kristen.

 

Umat Kristiani berpegang kepada perjanjian baru yang dibuat Allah melalui penyaliban, kematian dan kebangkitan Yesus, serta ajaran Yesus. adapaun yang sering  disalah artikan adalah bahwa Ajaran Yesus tidak terlepasa dari ajaran2 dalam perjanjian lama, namun Ajaran Yesus memiliki dimensi
spiritual yang amat dalam yang mana tidak mungkin dimenegrti oleh manusia bila tidak di anugerakan pengertian oleh Allah melalui Roh Kudus yang diberikan kepada setiap orang yang mau percaya kepada Yesus dan menerima kebenaranNya. Bagi umat kristen seluruh Alkitab adalah kebenaran, namun mengimani ajaran Yesus karena Perjanjian Lama adalah prelude(mendahului) dari Perjanjian Baru. Artinya segala ajaran dalam Perjanjian Baru memang telah di ajarakan dalam perjanjian lama namun dalam makna spiritual. Oleh karenanya kewajiban2 material dan mekanikal
dan jasmaniah dalam perjanjian lama tidak perlu lagi dijalankan karena tujuan penjalianan hubungan pribadi dengan Allah sudah tercapai melalui ajaran YESUS. (dalam perjanjian Lama hubungan terjadi nmelalui wakil2 dan utusan2 Allah).

Perjanjian Lama tetap penting bagi umat kristiani karena disanalah kita belajar mengenal Allah secara pengetahuan. Perjanjian Batu menuntun hubungan pribadi setiap individu dengan Allah (dan dari sana dengan manusia).  Jadi bagi setiap orang yang telah menjalin hubungan pribadi dengan Allah (atas anugerahNya) segala sesuatunya halal dengan pengecualian bila ia melakukan atau
memakan sesuatu yang dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain agar pemberitaan injil tidak terhambat. Allah tidak mentolerir dosa jadi jangan disalah artikan bahwa setelah orang memliki hubungan pribadi jadi boleh melakukan dosa. Namun tidak ada satupun manusia yang dapat terhindar dari melakukan dosa kecuali ia memberikan dirinya terbuka untuk ROH KUDUS bekerja dalam dirinya.

BANYAK SEKALI ORANG2 YANG TIDAK PERNAH MEMBACA ALKITAB DISESATKAN OLEH ORANG2 YANG NAMPAKNYA MENCARI-CARI KELEMAHAN DALAM  ALKITAB PADAHAL PERLU DIPERTANYAKAN KEAHLIAN MEREKA KETIKA ADA UNGKAPAN2 YANG MENUNJUKKAN SEOLAH-OLAH ALKITAB MENGAJARKAN KEKERASAN,
PERCABULAN DSLB. Bagi mereka supaya tidak disesatkan saya anjurkan membaca
sendiri Alkitab dengan tuntas karena Allah DALAM PERJANJIAN LAMA MENUNJUKKAN
SIAPA DIRINYA SERTA KETEGASAN DALAM SEGALA PELANGGARAN (TERMASUK PERCABULAN, PENCURIAN DLSB.) KEKERASAN FISIK YANG TERJADI DALAM PERJANJIAN LAMA ADALAH DALAM RANGKA PEMBASMIAN DOSA DAN PELANGGARAN TERHADAP HUKUM ALLAH DST. KARENA PRISNSIP BAHWA DOSA DAN PENYEBABNYA HARUS DIBASMAI SAMPAI KEAKAR2NYA. DALAM PERJANJIAN BARU, YANG MENJADI PEGANGAN UMAT KRISTIANI, TINGAKTANNYA LEBIH TINGGAI DAN DALAM, KARENA UMAT KRISTIANI HARUS MEMBENCI DOSA DAN MEMBERANTASNYA SAMPAI KE AKAR2NYA NAMUN TETAP MENGASIHI PELAKU DOSANYA. ITU JUGA MENGAPA YESUS MENGAJARKAN UNTUK MENGAMPUNI ORANG KARENA PEMBALASAN ADALAH HAK ALLAH SEDANGKAN UMAT KRISTEN (BUKAN YANG CUMA MENGAKU KRISTEN SECARA FORMAL) ADALAH ORANG2 YANG SUDAH DIAMPUNI PADAHAL MEREKA MERASA SAMA SEKALI TIDAK LAYAK UNTUK DIAMPUNI ALLAH.

Tidak ada manusia dapat mengampuni manusia lain, hanya Allah yang dapat mengampuni oleh karena Dia adalah Kasih. Makanya seseorang hanya dapat mengampuni (sebagai ekspresi Kasih Allah didalam dirinya) dengan kekuatan Allah saja. Bila seorang Kristen telah mengampuni (dengan kuasa Kasih Allah yang bekerja melalui dirinya) orang lain, maka segala perkara antara dia dan orang yang diampuninya itu sudah menjadi perkara ditangan Allah dan ia bebas dari kepahitan, kedengkian, dendam dlsb. Itulah yang ditakuti orang yang benci kepada kristen. Makanya mereka akan senanatiasa berusaha( baik mereka menyadarinya atauoun tidak) dengan sekuat tenaga agar si kristen ini terprovokasi dan bertindak diluar kuasa Allah (yang maha pengampun, pengasih dan penyayang). Namun kuasa Allah (khalik alam semesta, langit dan bumi, pengasih dan penyayang) yang bekerja didalam seorang yang percaya tidak dapat diprovokasi. Hal ini karena yang memprovokasi adalah iblis dan antek2nya yang sudah dikalahkan sekali dan untuk selama-lamanya oleh Kristus Yesus . Bukti kekalahan iblis dan antek2nya adalah kebangkitan Yesus dari antara orang mati, kebangkitan orang2 mati, kesembuhan dlsb.

Karena bagi orang Kristen peperangannya bukanlah melawan (sesuatu yang dari) darah dan daging, melainkan melawan Penguasa-penguasa, pemerintah-pemerintah dan roh-roh jahat (semuanya itu ada) di udara (maksudnya di alam roh).

Efesus 6:12

karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

 

Kekuatan2 itulah yang memperalat orang2  yang anti Kristen, makanya orang Kristen yang hidupnya melakukan kehendak Allah (penguasa alam semesta satu2nya yang kita kenal di dalam Yesus) tidak pernah takut akan siapapun yang dapat menyebabkan kematian jasmani (darah dan daging) nya. Oleh karenanya orang Kristen tetap mengasihi mereka yang membenci dirinya (oleh karena ekristenannya) sebab ia tahu bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat itu adalah akibat kuasa2 di udara yang memperalat mereka saja. Kita juga lihat bagaimana dalam debat orang2 dipakai oleh sang maha provokator iblis dan antek2nya.

 

Anjuran Kepad Saudara Seiman:
Anjuran saya kepada orang Kristen jangan dilawan orangnya tapi lawan iblis dan antek2nya yang memperalat orang itu. Anjuran saya kepada saudara seiman  kristen, jangan mau diperalat untuk memprovokasi kecuali ingin bertemu dengan Tuhan (seperti Rasul Paulus) dan akhirnya menjadi hamba Tuhan yang luar biasa. Ingat Rasul  Paulus menggunakan kata Tuhan kepada Yesus ketika ia belum mengakui bahwa Yesus adalah anak Allah.

 

“TERPUJILAH ALLAH DALAM TUHAN YESUS”

“TUHAN YESUS MENGASIHI ANDA SEMUA”

ISA UNTUK ISLAM